A voltage sensor is used to measure AC and DC voltage, however the use of measurement algorithms are different. The DC voltage is constant so that the measurement is relatively easy, in contrast with AC voltage that varies according to a sine wave form and has a voltage magnitude in the positive and negative quadrant. AC effective voltage magnitude can be determined if the maximum voltage / peak known. By using the right algorithms and mathematical equations, the maximum value and the effective value of the AC voltage can be found.
Showing posts with label DC. Show all posts
Showing posts with label DC. Show all posts
9 December 2015
8 December 2015
Pembacaan Tegangan AC menggunakan Arduino Dengan Metode Tegangan Maksimum
Sensor tegangan dapat digunakan untuk mengukur tegangan AC maupun DC, walau demikian algoritma pengukuran yang diterapkan tidaklah sama. Tegangan DC relatif bernilai konstan sehingga mudah untuk diukur, berbeda halnya dengan tegangan AC yang terus berubah sesuai bentuk gelombang sinus dan memiliki magnitude tegangan dalam wilayah positif dan negatif. Besaran tegangan efektif AC dapat diketahui apabila tegangan maksimum/puncak diketahui. Dengan menggunakan algoritma yang tepat dan persamaan matematis yang berkesesuaian, nilai maksimum dan nilai efektif tegangan AC dapat ditemukan.
28 November 2015
Sistem Pembangkit Listrik Hibrid
Terdapat beberapa cara untuk
mengintegrasikan berbagai sumber energi terbarukan berbeda jenis ke dalam suatu
sistem hibrid. Secara garis besar intergrasi tersebut dapat
diklasifikasikan pada dua kategori, kopling arus searah (AS) dan kopling arus
bolak balik (ABB). Kopling ABB kemudian dapat dibagi lagi menjadi kopling arus
bolak balik frekuensi rendah (ABBFR) dan kopling arus bolak balik frekuensi
tinggi (ABBFT).
Subscribe to:
Posts (Atom)